Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan

Agustus 22, 2011

Pengen tambah tinggi dan ikut jaga lingkungan? baca ini dulu.



Tinggi atau pendek sebenarnya tidak mempengaruhi intelektual, kedewasaan dan rasa hormat orang lain pada kita itu semua tergantung dari tindak-tanduk orang itu sendiri. Dan tinggi rendah pun ada sisi positif-negatifnya, contoh orang tinggi biasanya jadi atlit basket tapi ada juga pebasket yang pendek dan dijadikan kependekannya dijadikan senjata karena biasanya mereka lincah sehingga susah di blokir.

Buat yang pengen tinggi untuk perbaikan estetika dan untuk menambah percaya diri ada alat bantu nih namanya LiftKits ini ada sebuah insol yang ditruh didalam sepatu kamu. Terus ikut jaga lingkungannya dimana? Nah LiftKits  terbuat dari plastik daur ulang dan poliuretan yang bisa didaur ulang lagi. Di Indonesia saya kurang tahu sudah ada atau belum tapi bagi yang minat cek aja di MyLiftKits.com harganya sekitar $ 22 - $ 30. Bukan bermaksud promosi tapi kalo info menarik wajib dishare!
Sekedar info tambahan banyak juga lho artis bule yang pendek lihat datanya disini dan katanya sebagian dari mereka udah pakai produk ini. :-)

Produk dari Amazon (sponsored) 
Men's Hi-Top Insole LiftKit  Men's Universal Insole LiftKit
Technorati Tags: ,,

Februari 27, 2011

Make Over Android Market

Baru 2 minggu saya tidak mengunjungi situs Android Market, saya cukup terkejut dengan perubahan drastis tampilan dan fitur-fitur yang ada di dalamnya. Yang saya bicarakan disini adalah Android Market versi komputer, maksudnya bila kita browse Android Market lewat internet di komputer. Sedangkan versi ponselnya tidak ada perubahan. Ibarat di-make over, perubahan tampilan Android Market versi komputer menjadi lebih enak dipandang dan juga memudahkan kita untuk mencari dan men-download aplikasi yang kita mau.

Sebelum ini, kalau mengunjungi situs Android Market, kita hanya bisa mencari dan melihat list aplikasi yang tersedia (baik yang berbayar ataupun yang gratisan) tanpa bisa mendownloadnya. Tampilannya pun cukup zuhud (sederhana :P), mengingat ini situs baru yang masih dalam pengembangan. Karena kendala download, saya pernah mencoba ke situs lain yang ada embel-embel Androidnya. Ternyata, sekalipun ada situs yang menyediakan informasi aplikasi android biasanya situs tersebut hanya menyediakan link atau QR-Code aplikasi yang bersangkutan dan kita tetap harus mengakses Android Market dari ponsel.
Intinya, Jika ingin mendownload aplikasi baru siapkan pulsa internet anda atau cari hotspot gratisan.

Berita bagusnya, setelah di make over, kita bisa masuk ke Android Market dengan account google kita (makin mantep aja nie google, satu account buat semua.... jadi makin cinta duh..duh..). Dengan account google ini kita bisa melihat account Android market kita plus gadget yang sudah kita daftarkan beserta semua aplikasi yang kita download dari market. Apabila ponsel/gadget kita sedang terhubung ke komputer, kita bisa langsung mendownloadnya. Selanjutnya jika versi android dan gadget punya kita "selevel" dengan aplikasi yang mau didownload, maka proses selanjutnya tidak ada akan masalah. Kalaupun ada masalah, paling masalahnya terletak pada pulsa internet anda.

Masih ada "tapi"nya... Tapi, download tetap hanya bisa dilakukan dari akses langsung ponsel ke Android Market. Baik itu dengan koneksi WiFi atau via operator seluler. Jadi, ketika kita akses android market via WiFi jangan lupa mengaktifkan WiFi di ponsel kita juga. Sebab apabila koneksi internet ponsel kita non-aktif, kita harus mencari ulang aplikasi yang kita inginkan ketika ponsel sudah terhubung ke internet. Tanpa koneksi internet di ponsel, agak buang-buang waktu juga kalau browse android market lewat komputer.

Secara keseluruhan, android market sangat serius diciptakan untuk mendukung android (biar tidak kalah saing dengan AppStore atau Samsung Apps). Applikasinya beragam, kalau istilah orang betawi "lu jual gue beli, lu mau gue ade". Asal jangan over loaded saja, ini bisa menyebabkan android kita jadi lambat.

Selamat berjalan-jalan di pasar android ^_^.


Sumber: Android Market

Februari 25, 2011

Step Up Your Life


Bagi penggemar laptop Sony VAIO ada berita gembira. Setelah November 2010 lalu Sony meluncurkan laptop Sony VAIO Y series terbarunya yang memiliki ukuran layar 11,6 inchi, kini Sony kembali memberikan promo. Seperti tema yang diusung Y series "Step Up Generation", ajang promo dari Sony VAIO Y series kali ini adalah kompetisi yang melibatkan anak-anak muda yang memiliki leadership skill.

Kompetisi ini di bagi 2 yaitu; pemilihan Step Up Leader dan lomba karya tulis kampanye "Step Up Generation". Hanya saja kompetisi ini membatasi usia 18-23 tahun (Jadi yang lebih tua harap mencari kompetisi lain ^_^. Sayang nya saya juga sudah tidak bisa mendaftar hiks....). Hadiah Sony VAIO tentunya sangat menarik untuk diperebutkan. Ketentuan Step Up Leader dapat di lihat di sini, untuk lomba karya tulis bisa di click di sini.

Selain kompetisi, Roadshow Promo VAIO Y Series juga diadakan di 5 kota; Jakarta, Bandung, Jogja, Medan, dan Surabaya. Roadshow ini tentu saja menawarkan harga standar bawah Y series Rp. 4.999.000,- plus bonus modem* (syarat dan ketentuan berlaku). Berikut jadwalnya Roadshow VAIO :
  • Jakarta; PIM 2 (25-27Feb), FISIP UI (28Feb-3Mar), MTA (4-6Mar), FE USAKTI (7-10Mar), MKG 3 (11-13Mar), Grand Indonesia (18-20Mar)
  • Bandung; Istana Plaza (25-27Feb), UNPAR (28Feb-3Mar), Univ. Maranantha (7-10Mar), Paris Van Java (11-13Mar)
  • Jogja; Ambarukmo Plaza (18-20Mar), UKDW (21-24Mar), Malioboro Mall (25-27Mar)
  • Medan; USU (21-25Mar), UNIMED (28Mar-1Apr), Plaza Medan Fair (8-10Apr), Sun Plaza (11-17Apr)
  • Surabaya; SUTOS (1-3Apr), UBAYA (11-16Apr), Tunjungan Plaza (18-24Apr), Univ. Petra (28Apr-1Mei)



sumber:
Koran SINDO edisi Jum'at 25 Februari 2011



Februari 24, 2011

Menjadi Miliarder Lewat Dunia Cyber


Internet saat ini bukan hanya menjadi sarana “silaturahmi” atau sekedar mencari berita, namun juga menjadi tempat yang menarik untuk dijadikan sarana berinvestasi. Coba tengok saja pengusaha-pengusaha yang sudah merantau di dunia cyber ini. Yang paling fenomenal saat ini adalah Mark Zuckerberg pendiri Facebook. Social network yang ia dirikan sejak 2004 lalu, kini telah bernilai USD 50 miliar. Berbekal ide yang orisinal dan kemampuan di bidang teknologi yang mumpuni, Mark berhasil membuat Facebook mengalahkan Yahoo! Dan eBay. Yahoo! Dilaporkan “hanya” memiliki nilai USD 22 miliar, sedangkan eBay bernilai UDS 37 miliar. Posisi tertinggi masih dirajai oleh Google yang nilainya mencapai USD 200 miliar.
Mark Zuckerberg

Awalnya facebook dikembangkan disebuah kamar kost dengan berbekal komputer, koneksi internet dan ide yang super brilian. Tentu saja dalam perjalananannya Mark memerlukan beberapa investasi, tapi toh sekarang Facebook sudah berhasil merengkuh jutaan penggila jejaring sosial.

Di Asia, sosok yang menjadi miliarder berkat usaha di dunia cyber dengan sosial network adalah Yoshikazu Tanaka. Pria berusia 33 tahun ini menjadi miliarder berkat Gree, jejaring sosial versi Jepang. Gree awalnya hanya sebuah proyek hobi saat ia masih bekerja di Rakuten, situs belanja milik orang terkaya ke-6 di jepang, Hiroshi Mikitani. Saat ini Gree sudah memiliki 15 juta pengikut, naik dua kali lipat dari tahun 2009. Besarnya pengikut turut menaikkan nilai Gree. Tahun 2010 nilai Gree naik menjadi USD 1,4 miliar dari sebelumnya USD 850 juta di tahun 2009.

-> Yoshikazu Tanaka


Selain dua orang tadi masih ada anak muda lain seperti Andrew Gower (pendiri RuneScape), Blake Ross dan David Hyatt (pendiri Mozilla), Chad Hurley (pendiri Youtube) yang juga sukses lewat bisnis internet.

Melihat kesuksesan mereka tak heran kini banyak pengembang startup (perusahaan baru) di luar negeri mulai mencicipi dunia cyber. Sebenarnya peluang sukses seperti orang-orang di atas makin besar dengan banyaknya bantuan yang tersedia bagi pengusaha startup. Mungkin (salah satunya) kendala informasi yang menyebabkan Indonesia belum memiliki pengusaha sesukses mereka.

Contoh konkrit bantuan untuk penggiat startup datang dari Edwardo Saverin (rekan Zuckenberg) dan IBM. Saverin konon berkeliling dunia untuk mencari dan memberi dukungan kepada perusahaan-perusahaan start up. Baru-baru ini ia mengucurkan dana sangat banyak untuk start up Qwiki. Saverin tidak mnyebutkan berapa banyak dana yang ia keluarkan. Bocoran dari Qwiki menyebutkan dari modal mereka, USD 8 juta, sebagian besar “disumbang” oleh Saverin.

Untuk mengembangkan start up tidak hanya diperlukan dana tapi juga pemberian akses riset dan pendidikan. Langkah taktis ini seperti dicontohkan oleh IBM desember tahun lalu. IBM memberikan kesempatan seluas mungkin untuk mengakses pusat riset, marketing dan pengembangan teknik yang ada di IBM.

Apabila ada yang berminat berbisnis di dunia cyber, jangan ragu-ragu. Just do it.

Sumber:

Media Indonesia 30 januari 2011

Jessica Livingstone, Founders at Work Stories of Startup's Early Days, 2007